Kenali 5 Kebiasaan Buruk yang Bisa Merusak Kondisi Mulut dan Gigi Anda

Menjaga kesehatan tubuh dapat dimulai dengan melakukan kebiasaan baik dalam aktivitas sehari-hari, terutama yang berhubungan dengan aktivitas fisik. Salah satu bagian tubuh yang patut Anda perhatikan adalah tentunya kesehatan mulut dan gigi. Anda dapat mengunjungi beberapa rekomendasi dokter gigi Jakarta dan sekitarnya untuk melakukan konsultasi jika terdeteksi timbulnya masalah. Namun untuk meminimalisir hal tersebut, ada baiknya Anda mengenali beberapa kebiasaan buruk berikut yang bisa merusak kondisi mulut dan gigi jika dilakukan secara terus menerus lho, yuk disimak!

  • Sering mengunyak es batu

Kebiasaan mengunyah es batu cukup sering dilakukan, terutama bagi mereka yang tidak memiliki gigi sensitif. Sensasi dingin dan segar terutama saat terik matahari, membuat banyak orang sulit meninggalkan kebiasaan buruk yang satu ini. Jika Anda salah satunya, ada baiknya secara bertahap mulai mengurangi kebiasaan tersebut karena jika terlalu sering mengunyah es batu dapat merusak email gigi serta bisa mengurangi kekuatan gigi. Akibatnya dalam jangka panjang, gigi akan lebih cepat keropos dan tanggal.

  • Menggosok gigi terlalu keras

Banyak orang terbiasa menggosok gigi terlalu keras karena menganggap itu cara terbaik untuk menjaga kesehatan gigi. Padahal menyikat atau menggosok gigi terlalu keras dapat mengikis enamel yang melindungi gigi. Akibatnya gigi lambat laun akan menjadi sensitif, terciptanya lubang gigi hingga gusi yang semakin menipis. Sebagai solusi, selain teknik menggosok gigi yang perlu dirubah, Anda juga bisa mengganti sikat gigi dengan bulu yang lebih halus dan lembut untuk meminimalisir dampak buruk sikatan yang terlalu keras saat menggosok gigi.

  • Sering menggigit pensil

Kebiasaan lain yang cukup sering ditemui adalah kebiasaan menggigit benda tertentu, salah satunya adalah kebiasaan menggigit pensil. Sama halnya dengan kebiasaan mengunyah es batu, menggigit benda tertentu memungkinkan terjadinya pergeseran letak posisi gigi, merusak email gigi dan mengurangi kekuatannya. Sebagai gantinya, permen karet tanpa gula dapat dijadikan opsi pengganti, karena selain lebih lunak efek kunyahan permen karet tidak separah benda lain yang lebih keras.

  • Menggertakkan gigiĀ 

Kebiasaan yang satu ini umumnya dilakukan saat kita sedang tertidur, yang otomatis akan sulit untuk dideteksi dan diubah dalam sekali waktu. Salah satu efek buruk dari terlalu sering menggertakan gigi diantaranya, timbulnya rasa sakit di sekitar sendi rahang hingga timbulnya sakit pada kepala akibat tekanan yang keras. Meski begitu, kebiasaan menggertakan gigi biasanya muncul karena adanya stres secara emosional. Maka dari itu, jika Anda memiliki kebiasaan ini ada baiknya Anda lebih banyak melalukan relaksasi dan pelemasan otot sebelum tidur untuk mengurasi stres berlebih.

 

Itu dia beberapa kebiasaan buruk yang dapat merusak kondisi mulut dan gigi. Jika Anda memiliki salah satu kebiasaan buruk di atas, ada baiknya untuk mulai mengurangi dan mencari alternatif lain sebagai solusi. Namun jika kebiasaan buruk tadi sudah benar-benar merusak gigi secara keseluruh segera konsultasikan kondisi tersebut ke dokter spesialist untuk mendapatkan penanganan terbaik.

 

 

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *